Category Archives: Artikel Islami

Rosulullah SAW Dihina, Amerika Terlibat dan Bertanggung Jawab!

Ada hal yang menarik dan berbeda dengan aksi-aksi kaum muslim sebelumnya. Yaitu  yaitu berkibarnya bendera Islam, panji Rosulullah SAW dalam aksi-aksi memprotes film murahan ‘the innocent of muslims’ yang menghina Rosulullah SAW.  Di Mesir , bendera Amerika di kedubesnya di Kairo, disobek digantikan dengan panji La ilaha  illah Muhammad Rasulullah. Hal yang sama terjadi di Yaman, Tunisia. Kibaran panji tauhid yang berwarna hitam dan putih ini juga mendominasi aksi-aksi umat Islam di berbagai kawasan dunia mulai dari Timur Tengah, Asia termasuk Indonesia, Rusia,  bahkan di jantung negara-negara Kapitalis Barat. Continue reading

Advertisements

NEGERI-NEGERI MUSLIM HARUS BERSATU

Pasca runtuhnya Khilafah Turki, kaum muslimin terpecah menjadi lebih dari 50 negara kecil dan lemah. Mereka terkotak dalam faham naionalisme sempit. Sehingga wajar apabila tragedi di Palestin dianggap sebagai masalah bangsa palestin sendiri, dan bukan lagi masalah seluruh kaum muslimin.
Berharap pada PBB pun akan menjadi lelucon buat Israel karena kita tahu berapapun resolusi yang menekan Israel pasti AS akan memveto dan Israel sebanyak itu pula akan membangkang.
Disayangkan kenapa para pemimpin negeri muslim hanya bisa mengutuk dan mengecam Israel. Mereka tidak akan mempan hanya dengan kutukan dan kecaman. Tapi harus ditindak secara nyata, yaitu dengan bersatunya seluruh negeri muslim dan mengirimkan bala tentaranya untuk membebaskan bangsa palestina dari penjajahan Israel. Mereka tidak akan faham bahasa diplomasi karena Israel hanya faham dengan bahasa senjata!

RENUNGAN AKHIR TAHUN 2009

Tahun 2009 adalah tahun Pemilu. Dalam Pemilu Legislatif Partai Demokrat keluar sebagai pemenang, disusul berturut-turut Golkar, PDI-P, PKS, PAN, PPP, PKB, Gerindra dan Hanura.

Pemilu memang menghasilkan pergantian orang di DPR; sekitar 70% anggota DPR periode 2009-2014 adalah orang baru. Namun, DPR baru itu tetap didominasi oleh partai-partai lama yang sekular. Karena itu, umat Islam yang mayoritas di negeri ini tentu tidak bisa banyak berharap bahwa DPR baru ini akan berpihak pada kepentingan umat. Jangan berharap, misalnya, DPR baru akan banyak menerbitkan UU yang sesuai dengan syariah, meloloskan peraturan yang melarang aliran-aliran sesat seperti Ahmadiyah dan sebagainya. Yang bakal terjadi adalah seperti DPR periode lalu. Mereka akan banyak memproduksi UU sekular yang notabene bertentangan dengan syariah. Hal itu pun sudah bisa dilihat dari penyusunan Prolegnas 2010. Di dalamnya beberapa UU yang “bermasalah” seperti UU Rahasia Negara justru menjadi prioritas. Continue reading

Benarkah Khilafah Dinantikan?


Fahmi Amhar
Alumnus Vienna University of Technology Austria, Anggota DPP Hizbut Tahrir Indonesia
Kapankah khilafah terakhir runtuh? Ketika Rasulullah wafat, ketika Ali bin Abi Thalib terbunuh, ketika Baghdad dihancurkan Tartar, atau ketika Dinasti Utsmaniyah runtuh 82 tahun lalu? Bagi pengikut Wali al-Fatah –tokoh Hizbullah yang telah membentuk ‘Jamaatul Muslimin’ di Indonesia– juga pengikut Ahmadiyah, sekarang ini khilafah sudah ada. Khalifahnya adalah pemimpin spiritual mereka. Continue reading

Jihad untuk Gaza

Sejak zuhur, Sabtu, 28 Desember 2008 M, entitas Yahudi membombardir sejumlah kawasan di Jalur Gaza dengan pesawat-pesawat tempurnya secara brutal secara terus-menerus dan kadangkala secara sporadis. Warga Gaza menghadapi serangan itu hanya dengan dada-dada mereka, dengan sikap kepahlawanan yang sulit dicari tandingannya. Mereka ’menyabung nyawa’ mereka dengan senang hati; ada yang menjadi syahid, sementara ratusan lainnya terluka. Pesawat-pesawat musuh memasuki wilayah udara mereka Continue reading

Pergaulan dalam Islam

 Buku Nizhâm al-Ijtimâ‘i fî al-Islâm cetakan IV (mu’tamadah) tahun 2003 M-1423 H karya Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani ini merupakan revisi atas buku dengan judul yang sama cetakan III (1990 M-1410 H).  Dengan revisi tersebut, pemikiran yang tertuang dalam buku ini menjadi semakin mubalwarah (mengkristal), yakni jernih dan kuat.

Di antara revisi yang dilakukan adalah dengan menghilangkan nash yang dinilai lemah dan menggantinya dengan dalil yang lebih kuat.  Contohnya pada bab An-Nazhar ilâ al-Mar‘ah terdapat hadis Nabi saw. dari Aisyah, “Wahai Asma,’ sesungguhnya wanita itu, jika sudah balig tidak boleh tampak padanya kecuali Continue reading

SUBSTANSI SYARIAH, YANG MANA?

Soal:

Adakah substansi dalam konteks syariah, termasuk dalam implementasinya? Jika ada, seperti apa, dan seperti apa pula ‘kulit’-nya? Dari mana pula munculnya logika ‘substansi’ dalam konteks syariah?

Jawab:

Di tengah semakin menguatnya seruan penerapan syariah, kita sering mendengar ada ungkapan dari sementara kalangan Muslim, baik yang pro maupun yang anti syariah, yang mengatakan, “Ah, yang Continue reading