Cerita Kehidupan dari seorang teman

Refreshing sejenak…

Sebuah cerita nyata dari seorang teman se kantor, yahhh lumayan bikin mata ini agak basah gitchu,,(cow boleh donk terharu,, hee)… ntah ini cerita cinta atau keluarga,, yang jelas perlu anda ikuti,,pelan-pelan ya….

Ada sepasang manusia yang saling mencintai (ini cew ama cow lho, bkn jeruk maem jeruk..) serius,, serius…

Temanku cerita sang cow adalah orang yang tak punya. Sedangkan si cew dari keluarga yang berada. Mereka lalu menikah walaupun keluarga perempuan tadi tidak begitu suka atas pernikahan itu. Mereka hidup sederhana dengan bahagia. ..

Ternyata usia perkawinan mereka hanya seumur jagung. Baru beberapa bulan mereka menikah, keluarga dari pihak perempuan menjemput paksa anak mereka dari suaminya. Dengan tanpa daya mereka pasangan muda tadi hanya pasrah… Sang suami hanya bisa menatap istrinya yang dipaksa masuk mobil ortunya dan dibawa pergi entah kemana. Mereka hanya bisa melambaikan tangan sebagai tanda perpisahan. Sejak itu mereka tak saling tau kabar satu sama lain, maklum HP belum ada waktu itu..

‘’’’’sekitar dua puluh tahun kemudian……”

Ada seorang gadis anggap aja namanya Ani. Ani punya bibi namanya Fatimah. Fatimah tinggal di Aceh bersama Ani, yaah Ani lebih memilih tinggal sama bibinya, daripada sama ibunya.

Pada suatu hari Fatimah bercerita tentang rahasia hidup Ani. “ Ani, sebenarnya aku berat katakan ini tapi harus kukatakan karena sebentar lagi kamu mau menikah, nak” kata Fatimah kepada Ani. “apa itu tante?” tanta Ani. Lalu Fatimah berkata lagi “ Sebenarnya Ibu kandung kamu itu adalah Aishah bukan Khadijah. Khadijah itu adalah nenekmu. Sedangkan Aishah itu bukan kakakmu tapi dia adalah kakakku, dia ibu kandungmu.”

Lalu terkejutlah si Ani tadi. Karena orang yang di anggapnya kakaknya, ternyata adalah ibu kandungnya. Yah, itu adalah dogma keliru dari sang nenek khadijah, yang menutupi identitas cucunya itu. Karena khadijah tidak mau suatu hari Ani bertanya siapa ayah kandungnya.

Lalu Fatimah melanjutkan kisahnya” sebenarnya ayahmu adalah Umar (nama disamarkan), dia dulu kerja di kantor ini (nama instansi tidak ditampilkan)… Dia dulu tinggal di Banjarbaru, Kalsel. Carilah ayahmu itu dan bawa foto ini, ini foto ayahmu”. Singkat cerita, Ani langsung menuju ke Kalsel untuk mencari ayahnya, Umar. Ketika sampai di Kalsel, Allah maha berkehendak, terjadilah bencana tsunami Aceh yang fenomenal itu. Tante Fatimah adalah salah satu dari korban dari bencana besar itu. Ani melanjutkan pencariannya, ke kantor yang ayahnya dulu pernah bekerja. Ani menemui kepala kantor, dia bertanya “kenalkah bapak dengan orang yang di foto ini?”. Kepala kantor menjawab “ hah, ini adalah seniorku, beliau sudah pensiun. Coba temui beliau di alamat ini…….” Kata kepala kantor itu.

Lalu Ani menuju alamat yang disebutkan kepala kantor tadi dan ketemu. Dia langsung mengetuk pintu dan ucapkan salam. Lalu ada tuan rumah menemui “ cari siapa nak?”. Ani menjawab “ saya cari ayah saya, namanya umar, ini fotonya, benarkah ini rumahnya?”. Lalu terkejutlah  sang empunya rumah. “sepengetahuanku Umar hanya punya dua orang anak dari mana kamu dapat foto itu?” kata ibu tuan rumah tadi. “saya anaknya aisyah dan Umar adalah ayah saya, sebelum bapak ibu dipisahkan paksa oleh nenek, ibu sudah mengandung saya bu, itu cerita dari tante saya, dan saya mau menikah jadi harus ada wali ayah kandung saya, apa ibu mengenalnya?”. Kemudian gemparlah se isi rumah. “iya nak, aku kenal, Umar adalah adikku, jadi kamu juga adalah keponakanku” kata ibu yang punya rumah tadi. Ternyata beliau adalah saudara perempuan Umar. Lalu mereka berpelukan haru.

Lalu Ibu tadi langsung menelpon Umar yang ternyata ada di Jakarta bersama anak dan istrinya. “ Umar, cepatlah pulang, anakmu mencarimu!!!” kata ibu yang punya rumah tadi. “apa? Anak? Anak yang mana? Aku kan Cuma punya dua orang anak yang ada ne?” Umar kebingungan.

Setelah penjelasan panjang lebar, Umar terkejut bukan kepalang dan langsung pulang ke Banjarbaru.

Akhirnya, ayah dan anak bertemu. Mereka menangis sejadinya, Umar tak menyangka kalau dulu sewaktu dia dipisahkan oleh mertuanya, istrinya sedang mengandung Ani. “Ulun tidak minta apa2 abah, Cuma minta tolong pian supaya jadi wali pernikahan ulun nanti, tetaplah tenang dengan keluarga pian yang sekarang” kata Ani. “iya nak, abah kada mengira kalo ibu mu dulu hamil sewaktu kejadian itu, tapi tolong rahasiakan hal ini ama keluarga abah sekarang, ga enak kalo dikira macam2” kata Umar.

Lalu Ani membawa Ayahnya (Umar) menemui ibunya (Aisyah) di Jakarta. Terjadilah suasana yang mengharukan mantan Suam istri itu, Secara dramatis,,,suami,  istri dan anak berpelukan dan saling menangis. Tidak disangka mereka bisa bertemu lagi, Umar dan Aisyah tidak bisa lagi berkata, mereka hanya menangis…

Lalu Umar pulang ke keluarganya, bercerita kejadian sebenarnya tentang riwayat hidupnya dulu. Ternyata istri Umar sekarang cemburu sama Aisyah. Dan ini menjadi pikiran Umar secara terus menerus.

Dua minggu setelah menikahkan Ani, akhirnya Umar masuk rumah sakit karena stroke mendadak dan meninggal dunia…. Subhanallah… Allah maha penentu segalanya.

>>>> satu cinta yang indah dan istimewa,, manusia ada yang beruntung mendapatkannya tapi ada juga yang tidak,, maka bersykurlah apabila anda mendapatkan cinta yang berhasil,,,

walaupun hidup bisa dijalani satu pandangan, hormatilah hidup. Hanya dengan hidup kita punya harapan, berbuat sebaik mungkin untuk keluarga, agama dan umat ini… <<<<<

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s