WASPADALAH, KRISTENISASI!

Waspadalah!! Gerakan pemurtadan semakin agresif, kasar dan membabi buta. Dua orang pendeta radikal berasal dari dua suku, bersatu dalam misi meng­kristenkan umat Islam. Mereka adalah Edhie Sapto, pendeta asal Sumenep Madura dan Yosua Adhie, pendeta asal Lamongan Jawa Timur yang mengaku mantan ustadz sebuah pesantren. Alih-alih mendapat mandat dari Yesus berupa amanat agung, mereka bertekad untuk mengkristenkan umat Islam sebanyak-banyaknya. Cara radikal ditempuh agar umat Islam dipertobatkan menjadi Kristen, sebagai hadiah kepada Yesus Kristus.

Cara kerja kedua pendeta itu cukup unik. Edhie Sapto yang lebih senior mendirikan sekaligus menjadi ketua Yayasan Kaki Dian Emas (YKDE), berlokasi di rumahnya, Kom­pleks Galaksi Jl Palem F-844 kelurahan Jaka Mulya, Bekasi Selatan. Sedangkan Yosua Adhie adalah pendeta yunior yang dimurtad­kan Edhie Sapto tahun 2003. Dalam tempo dua tahun, matanglah kekristenan Yosua. Maka mereka mendirikan Sekolah Alkitab Terampil dan Terpadu (SATT) dan menerbitkan majalah Midrash Talmiddim. Pendeta Edhie Sapto menjadi penasihat, sedangkan Pendeta Yosua menjabat sebagai Kepala Sekolah SATT dan Ketua Redaksi Midrash Talmiddim. Sedangkan penanggung jawabnya adalah Pendeta Juanda Senen.

Secara terang-terangan, Edhie dan Yosua mewajibkan para mahasiswa SATT untuk memurtadkan umat Islam minimal 5 orang dari daerah Madura, Cilacap, Lampung, Madura dan Riau. Jika tidak berhasil, mereka tidak memenuhi syarat kelulusan. Program ini diumumkan secara terbuka di majalah: “Program SATT: Pengutusan siswa/siswi SATT dalam rangka mencari jiwa minimal lima jiwa dari saudara sepupu sebagai salah satu syarat kelulusan yang ada di Manado, Cilacap, Madura, Lampung dan Riau” (Midrash Talmiddim edisi 4/2006, hal. 44).

Hasil misi pemurtadan ini dipublikasikan di majalah Midrash Talmiddim. Yang paling menonjol dalam majalah ini adalah publikasi foto-foto full colour seputar aksi pemurtadan oreng Madure. Foto Edhie Sapto yang sedang duduk beralas tikar bersama masyarakat Madura dengan ciri khas sarung dan peci putih­nya, diberi keterangan, “Bersama kiyai di Sampang Madura, di mana para ustadz serius mendengarkan Firman Tuhan” (edisi kedua/2005, hal. 20).

Dari sekian banyak gambar, foto yang paling heboh ditampilkan di sampul depan majalah edisi 4/2006. Tampak para lelaki paruh baya yang memakai baju shalat, bersarung dan berpeci hitam, dipegang kepalanya untuk didoakan secara Kristen oleh Edhie Sapto. Para bapak ini nampak khusyuk mengikuti ritual sang pendeta. (hal. 39).

Nampak pula wanita Madura berkerudung dan beberapa pria paruh baya lengkap dengan busana shalat khas penampilan Madura. Dengan khidmat mereka duduk bersila, pandangannya tertunduk ke bawah. Sementara Pendeta Edhie Sapto berdoa dalam nama Yesus seraya mengangkat tangannya di hadapan orang-orang Madura yang sedang didoakannya. Telapak tangannya terbuka diarahkan ke kepala orang-orang Madura, seolah-olah sedang memancarkan energi tertentu. Setelah didoakan, nampak seorang bapak tak sadarkan diri seperti orang kesu­rupan suatu roh. Foto-foto ini diberi keterangan “Para Ustadz minta didoakan dan mereka dijamah oleh Roh Kudus.”

Dalam kesaksiannya di majalah tersebut, Yosua memamerkan prestasi pemurtadan yang dilakukannya. Dalam satu tahun ia berhasil memurtadkan lebih dari 50 orang.

Yosua Adhie menekankan pentingnya bahasa Arab dalam proses pengkristenan umat Islam. Ia menulis: “Dan puji Tuhan, dalam tahun 2004, lebih dari 50 jiwa yang bisa saya hadiahkan untuk tuhan Yesus… Untuk mempermudah dalam penginjilan, saya menggunakan Bahasa Arab untuk memberitakan Firman Tuhan. Selain itu, saya juga mulai menciptakan beberapa lagu yang berbahasa Arab untuk sarana penginjilan.” (Midrash Talmiddim edisi 3/2006, hal. 15).

Lagu yang dimaksud Yosua adalah qasidah berirama padang pasir yang biasa digemari umat Islam. Syairnya berisi tentang ajaran dan doktrin ketuhanan Yesus dalam bahasa Arab.Beberapa judul lagu Qasidah gubahan Yosua adalah: Isa Almasih Qudro­tulloh, Allahu Akbar, Laukanallohu Aba’akum, Isa Kalimatullah, Ahlan Wasahlan Bismi­robbina, Nahmaduka Ya Allah, dll.

Kajian perbandingan agama yang dituangkan di Midrash Talmiddim, sarat pelecehan terhadap Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW, misal­nya: menyatakan Allah dalam Al-Quran itu tidak memberi ampunan (tidak Maha Pengampun) dan membiarkan orang yang sesat dalam kesesatan (tidak memberikan petunjuk); memfitnah Nabi Muhammad dengan tuduhan pernah jadi orang kafir karena pernah beribadah dengan cara semedi di goa; Muhammad adalah seorang pemarah yang membuat ayat Al-Qur‘an untuk melampiaskan kemarahan kepada orang Yahudi; Nabi Muhammad tidak memiliki mukjizat; dll.

Aksi kedua pendeta radikal itu sungguh berbahaya bagi kerukunan umat beragama. Setiap saat umat Islam beribadah dan berdoa kepada Allah SWT. Setiap waktu kaum muslimin mengamalkan sunnah Nabi Muhammad SAW. Lantas, jika Allah dan Nabi Muhammad dihina secara terbuka, tentunya ini bisa memicu kerusuhan umat beragama. Di­tambah dengan menjadikan orang Madura sebagai target Kristenisasi, sungguh sangat berbahaya bagi stabilitas keamanan. Karena orang Madura punya slogan “Mateh odik paggun Islam” (mati dan hidup tetap Islam). Jika kehormatan agama mereka dilecehkan, maka jawaban mereka adalah carok. (lihat: Pengkristenan Madura Pancing Amarah).

KH Kholil Ridwan, salah satu ketua MUI Pusat tidak kaget terhadap ulah Pendeta Edhie Sapto dan Pendeta Yosua. Menurutnya, ulah kedua pendeta ini hampir sama dengan apa yang dilakukan oleh Pendeta Suradi beberapa tahun silam. Pendeta Suradi dan orang-orang sepertinya sudah difatwa mati oleh para ulama karena melecehkan Allah dan Nabi Muham­mad. Abu Deedat mengaminkan hal ini. Maka ketua umum FAKTA ini mengimbau agar Komite Penganggulangan Bahaya Pemurtadan MUI Pusat melaporkan kasus ini secara hukum ke pihak yang berwenang.

Dalam kacamata Kristen, tindakan kedua pendeta radikal itu sangat tidak terpuji. Romo Benny Susetyo, Sekretaris Komisi Agama dan Kepercayaan KWI mengecam aksi kedua pendeta tersebut. Dalam pandangan KWI, pemurtadan adalah tindakan yang dilarang karena bertentangan dengan amanat agung. “Sebaiknya dilaporkan saja kepada aparat kepo­lisian, karena itu kasus penodaan agama. Apalagi mengganggu, bahkan menjelekkan agama orang lain, itu ada sanksi hukumnya,” tegasnya.

Semua pihak keberatan dengan ulah Pendeta Edhie Sapto dan Pendeta Yosua. Mereka sepakat agar polisi menangani kasus penodaan agama ini. Aksi kedua pendeta radikal itu semakin merajalela dan memakan banyak korban pemurtadan. Sebelum polisi bergerak, Ustadz Arsyad Sulthon berangkat dari pulau garam untuk mengadili kedua pendeta itu. Ia merasa perlu berbuat demi­kian karena salah seorang murid­nya dimurtadkan. Ketika menjalankan misi pemurtadan di Bandung, Pendeta Yosua dibunuhnya. Kini Arsyad mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan polisi (Pikiran Rakyat 5/12/2006; Tribun Jabar 12/12/2006).

Di mata hukum positif, tindakan Arsyad adalah perbuatan anarkhis yang tidak bisa dibenarkan. Tapi dalam kacamata Islam, tindakan Arsyad ini tidak bisa disalahkan. KH Sulaiman Zachawerus menyebutkan bahwa dalam pandangan Islam, pelaku penghinaan terhadap Islam, Allah dan Nabi-Nya hukumnya dibunuh. Akan tetapi, jika umat Islam merasa terhina kemudian melakukan pembunuhan, jelas melanggar hukum positif. Masalahnya, kalau rasa keberagamaan sudah tersinggung, kadang-kadang orang membuat keputusan tanpa memandang hukum lagi.

Bagi kami yang namanya malu itu harus dibayar tunai. Kalau gara-gara itu terjadi kekerasan oleh umat Islam terhadap mereka, ya tidak boleh disalahkan. Tapi kita tidak gegabah. Kita akan menempuh jalur hukum supaya orang-orang yang sengaja menebar fitnah dan penghinaan terhadap Islam ini ditangani oleh hukum. Kalau hukum juga berlagak nggak tahu, ya.. apa boleh buat?” tegasnya.

Melayani diskusi & konsultasi berbagai kasus Islam dan Kristen. Kontak: 0815.8787.627/021.709.848.49

Advertisements

8 responses to “WASPADALAH, KRISTENISASI!

  1. Mengapa para penyembah berhala (salib) memurtadkan orang-orang Islam??? Sebab, Bapa iblis di neraka akan memberkati orang-orang kristen dalam misi mereka.
    Dan oleh karena itu, mereka akan memperkenalkan kebodohan besar dan kekuatan terhina untuk menyembah berhala salib. Jadi, uant Kristen disebut” The Cross Pagans (Penyembah Berhala Salib)”

  2. Keterlaluan, menghapa orang -orang kristen tak henti-hentinya memurtadkan orang islam ?, saya setuju hukum harus ditegakkan tapi jika tdk ada respon dari polisi sebaiknya hukum mati saja seperti yg dilakukan oleh Ustadz Arsyad Sulthon.

  3. .agama kristenadlh yang paling lama dlm sejarah

  4. pemeelukagama kristen plng banyak tuhhh sedunia

  5. For sdr Imron.
    Anda bilang Agama kristen paling lama dalam sejarah? terbanyak di dunia?
    saya tidak mau mengatakan anda tdk pintar, tapi banyaklah membaca. Kristen lahir tahun berapa hayo? he he…
    Pemeluk Islam lah mayoritas di muka bumi ini…
    kedua baru kaum anda…

  6. to: Paijo katrok cah ndesooo

    Kristen tuh 600 tahun sebelum Muhammad lahir tau, makanya sekolah yang pinter biar gak katrook mas. btw, kalian ummat Islam bilang bahwa Injil sdh tidak asli dan dirubah isinya, bagaimana dengan Qurran? Sudah khatam belum? Tahu nggak bahwa Al-qurran pertama sudah dibakar oleh Saidynna Usman, lalu disalin lagi dan disebar ke lima cikal bakal negara Islam lainmya, sehingga meskipun pada akhirnya sama tapi timbul banyak tafsir, kalo gitu gak tau donk kalo mungkin isinya sudah ditambah atau mungkin dah di rubah ama si Usman.

  7. to: Paijo katrok cah ndesooo

    Kristen tuh 600 tahun sebelum Muhammad lahir tau, makanya sekolah yang pinter biar gak katrook mas. btw, kalian ummat Islam bilang bahwa Injil sdh tidak asli dan dirubah isinya, bagaimana dengan Qurran? Sudah khatam belum? Tahu nggak bahwa Al-qurran pertama sudah dibakar oleh Saidynna Usman, lalu disalin lagi dan disebar ke lima cikal bakal negara Islam lainmya, sehingga meskipun pada akhirnya sama tapi timbul banyak tafsir, kalo gitu gak tau donk kalo mungkin isinya sudah ditambah atau mungkin dah di rubah ama si Usman.

    Salaamm.

  8. binramelan binkazanmurawi

    AYAT-AYAT CABUL – PORNO – VULGARITAS DALAM ALKITAB.

    Wahai teman teman Kristen, Alkitab yang anda tenteng setiap mau ke gereja isinya antara lain ………!!! Dibawah ini dibaca dan dicocokkan ya benar nggak! Kitab Perjanjian Lama, ingat ya dibaca, saya jamin birahi anda menggelegak setelah membacanya?
    The erotic word. Kisah cabul yang disucikan atau kesucian yang tercabuli.
    Yeheskiel pasal 16-23 “maka buah dadamu sudah montok rambutmu sudah tumbuh tetapi engkau dalam keadaan telanjang bugil. engkau menghamburkan persundalanmu kepada setiap orang yang lewat. engkau membuat bagimu patung patung lelaki dan engkau bersundal dengan mereka. engkau tidak teringat lagi kepada masa mudamu waktu engkau telanjang bugil dengan sambil menendang nendang dengan kakimu dalam lumuran darahmu. pada setiap persimpangan jalan engkau membangun bukit pengorbanan dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan merenggangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat sehingga persundalanmu bertambah tambah. engkau bersundal dengan orang mesir tetanggamu si kemaluan/penis besar itu. engkau yang memberi hadiah umpan kepada semua orang yang mencintai engkau sebagai bujukan supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersundal. padamu orang menyingkapkan aurat isteri ayahnya dan memperkosa perempuan pada waktu cemar kainnya yang menajiskannya. yang satu melakukan kekejian dengan isteri sesamanya dan yang lain menajiskan menantunya perempuan dengan perbuatan mesum orang lain lagi memperkosa saudaranya perempuan. mereka bersundal di mesir. mereka bersundal pada masa mudanya. disana susunya dijamah jamah dan dada keperawanannya dipegang pegang. ia tidak meninggalkan persundalan yang dilakukannya sejak dari mesir. sebab pada masa mudanya orang sudah menidurinya dan mereka memegang dada keperawanannya. maka orang babel datang kepadanya menikmati tempat tidur percintaan dan menajiskan dia dengan persundalan mereka. ia meronta dari mereka karena melakukan persundalan dengan terang terangan dan memperlihatkan sendiri kemaluannya. ia birahi kepada kawan kawannya bersundalyang kemaluannya seperti kemaluan keledai dan penisnya seperti penis kuda. engkau menginginkan kemesuman pada masa mudamu waktu orang mesir memegang megang dadamu dan menjamah jamah susu kegadisanmu. dan meninggalkan engkau telanjang bugil sehingga kemaluan persundalanmu kelihatan. dan engkau merabitkan susumu. demikian firman tuhan allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s