Kitabullah (Al-Qur’an) dibajak menjadi Alkitab (Bibel)

Kitabullah (Al-Qur’an) dibajak menjadi Alkitab (Bibel)

Dalam sebuah hadits Nabi SAW bersabda:

تَرَكْتُ فِيكُمْ أَمْرَيْنِ مَا إِنْ تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا لَنْ تَضِلُّوا أَبَدًا كِتَابَ اللَّهِ وَسُنَّةَ رَسُوْلِهِ

“Kutinggalkan untuk kamu dua perkara (pusaka), taklah kamu akan tersesat selama-lamanya, selama kamu masih berpegang kepada keduanya, yaitu Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya” (HR. Malik).

Makna “Kitabullah” dalam hadits ini adalah Al-Qur’an, sedangkan maksud “Sunnah Rasul-Nya” adalah Sunnah Nabi Muhammad, yaitu Hadits Nabi SAW. Hadits ini dibajak oleh Pendeta Nurdin menjadi:

“Kutinggalkan untuk kamu dua perkara (pusaka) tidaklah kamu akan tersesat selama-lamanya, selama kamu masih berpegang kepada keduanya, yaitu Alkitab dan Sunnah RasulNya (Kisah Para Rasul Alkitab)” (Ayat-ayat Penting di dalam Al-Quran, hlm. 3).

Pembajakan hadits ini karena Pendeta Nurdin buta terhadap kitab sucinya sendiri. Sebab kitab Kisah Para Rasul dalam Alkitab (Bibel) bahasa Arab disebut “A’malurrusul,” bukan “Sunnah Rasulih.”

Hadits lain yang dibajak Pendeta Nurdin adalah sabda Nabi SAW: “Sesungguhnya seseorang yang berpagi-pagi pergi mempelajari ayat-ayat dalam Kitabullah lebih baik yang seperti itu daripada mengerjakan mengerjakan sembahyang sunat seratus rekaat” (Hadits, Muqaddimah Al-Qur`an dan Terjemahnya, Departemen Agama RI, hlm. 108).

Setelah dibajak, hadits ini berubah total menjadi: “Sesungguhnya seseorang yang berpagi-pagi pergi mempelajari ayat-ayat dalam Alkitab lebih baik yang seperti itu daripada mengerjakan mengerjakan sembahyang sunat seratus rekaat” (Ayat-ayat Penting di dalam Al-Quran, hlm. 8).

Kata ganti Allah dibajak menjadi Yesus, supaya sesuai dengan doktrin Kristen tentang Ketuhanan Yesus

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur‘an: “Al-Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allah, dan tidak (pula enggan) malaikat-malaikat yang terdekat (kepada Allah). Barangsiapa yang enggan dari menyembah-Nya, dan menyombongkan diri, nanti Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya” (Qs. An-Nisa 172).

Ayat mulia tentang tauhid dan penolakan terhadap doktrin Kristen ketuhanan Nabi Isa ini, dibajak oleh Pendeta Nurdin, sehingga maknanya berubah total menjadi perintah untuk menyembah Nabi Isa (Yesus Kristus):

“Al-Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allah, dan tidak (pula enggan) malaikat-malaikat yang terdekat kepada Allah. Barangsiapa yang enggan dari menyembah-Nya (Almasih) dan menyombongkan diri, nanti Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya” (Ayat-ayat Penting di dalam Al-Quran, hlm. 53).

Kata ganti Allah dibajak menjadi Taurat dan Injil

Ayat tentang kesempurnaan Al-Qur‘an dan keesaan Allah SWT: “(Al Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran” (Qs. Ibrahim 52).

Ayat yang agung ini dibajak oleh Pendeta Nurdin dengan menambahkan kata Taurat dan Injil, supaya terkesan bahwa Alkitab (Bibel) milik umat Kristiani adalah kitab suci yang sempurna:

“Alquran ini adalah penjelasan yang cukup bagi manusia, dan supaya mereka diberi PERINGATAN dengan dia, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya DIA (Taurat dan Injil Isa Allahi Salam) adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang BERAKAL mengambil pelajaran” (Ayat-ayat Penting di dalam Al-Quran, hlm. 60, kutipan apa adanya dari buku Pendeta Nurdin).

Lafaz “Allah” dibajak menjadi “Allah Ruh Kudus,” untuk mendukung doktrin Trinitas Kristiani

Allah berfirman dalam Al-Qur‘an: “Mengapa kami tidak akan beriman kepada Allah dan kepada kebenaran yang datang kepada kami, padahal kami sangat ingin agar Tuhan kami memasukkan kami ke dalam golongan orang-orang yang saleh?” (Qs. Al-Ma‘idah 84).

Ayat ini dibajak oleh Pendeta Nurdin dengan mengganti lafaz “Allah” menjadi “Allah Ruh Ulkudus”:

“Mengapa kami tidak akan beriman kepada Allah Ruh Ulkudus dan kepada kebenaran yang datang kepada kami, padahal kami sangat ingin agar Tuhan kami memasukkan kami ke dalam golongan orang-orang yang saleh?” (Isa Alaihi Salam dalam Alquraan yang Benar, hlm. 19).

Pembajakan ini jelas bermaksud mempelesetkan Al-Qur‘an untuk mendukung doktrin Kristen tentang Trinitas, bahwa Tuhan terdiri dari 3 oknum, yaitu tuhan Bapak, tuhan Anak dan tuhan Roh Kudus

Pembajakan serupa dilakukan Pendeta Nurdin terhadap ayat: “Maka Allah memberi mereka pahala terhadap perkataan yang mereka ucapkan, (yaitu) surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal di dalamnya. Dan itulah balasan (bagi) orang-orang yang berbuat kebaikan (yang ikhlas keimanannya)” (Qs. Al-Ma`idah 85).

Setelah dibajak, ayat ini berubah menjadi:

“Maka Allah Ruh Ulkudus memberi mereka pahala terhadap perkataan yang mereka ucapkan (ucapan sesuai dengan iman), (yaitu) surga yang mengalir sungai-sungai (berkah) di dalamnya, sedang mereka KEKAL di dalamnya. Dan itulah balasan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan yang ikhlas keimanannya” (Isa Alaihi Salam dalam Alquraan yang Benar, hlm. 19).

Kata “Al-Qur`an” dibajak menjadi “Alkitab” supaya kaum muslimin beriman kepada Bibel, kitab suci kristiani

Allah SWT berfirman tentang Al-Qur‘an sebagai kitab suci kebenaran: “Kitab (Al Quran ini) diturunkan oleh Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya” (Qs. Az-Zumar 1-2).

Ayat ini dibajak Pendeta Nurdin menjadi: “Kitab (Alkitab) diturunkan oleh Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Sesungguhnya KAMI menurunkan kepadamu Kitab (Alkitab) dengan membawa KEBENARAN. Maka sembahlah ALLAH dengan memurnikan ketaatan kepadaNya” (Kebenaran Yang Benar, hlm. 92).

Pembajakan ini adalah kesengajaan untuk menggiring kaum muslimin agar beralih dari kepada Alkitab (Bibel).

Ayat serupa yang menjadi korban pembajakan Pendeta Nurdin adalah:

“Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk manusia dengan membawa kebenaran; siapa yang mendapat petunjuk maka (petunjuk itu) untuk dirinya sendiri, dan siapa yang sesat maka sesungguhnya dia semata-mata sesat buat (kerugian) dirinya sendiri, dan kamu sekali-kali bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka” (Qs. Az-Zumar 41).

Ayat ini dibajak Pendeta Nurdin menjadi: “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Alkitab untuk manusia dengan membawa kebenaran; siapa yang mendapat petunjuk maka petunjuk itu untuk dirinya sendiri, dan siapa yang sesat (tidak membaca Alkitab) maka sesungguhnya dia semata-mata sesat buat kerugian dirinya sendiri” (Kebenaran Yang Benar, hlm. 93).

Itulah sebagian contoh pembajakan ayat yang dilakukan oleh Pendeta Nurdin untuk melegitimasi doktrin Kristiani.

Melayani diskusi & konsultasi berbagai kasus Islam dan Kristen. Kontak: 0815.8787.627/021.709.848.49

Advertisements

14 responses to “Kitabullah (Al-Qur’an) dibajak menjadi Alkitab (Bibel)

  1. menurut saya umat kristiani salah mengartikan alQuran.mungkin pandangan maereka alkitab atau bibel benar.saya merasa islam terhujat oleh umat nasrani.maka dari itu umat islam jangan sampai terpengaruh dengan adanya website islam di hujat.kita harus sabar dalam menghadapi orang2 kafir.mungkin neraka hawiyah tempat nya orang2 pendusta.sebagai mana orang kristiani

  2. weiiii….. pada ngaco ngomongnya

    alkitab aja ga membahas mengenai alquran kok,
    bukannya alquran membahas mengenai Isa Almasih?
    baca donk http://www.the-good-way.com

  3. Kepada seuruh kaum muslimin!!!
    Hati-hatilah dengan manuver2 kaum kristiani radikal dan islamphobia lainya. Mereka mencoba memalsukan Alquran and Hadits…
    Tapi Allah selalu menampakkan kedengkian dan kebodohon mereka kepada semua manusia yang berakal..
    Ingat Allah telah berfirman: tidak akan ridho/senang kaum Yahudi & Nasrani sebelum kamu (orang Islam) masuk kedalam Milah (agama/cara hidup) mereka…
    TERBUKTI!!!!

  4. Jika anda bisa bahasa arab, anda akan tahu isi alquran. Jadi jangan membaca alquran sepenggal-sepenggal karena bisa salah tafsir. tolong mas…jangan suka menganggap diri paling benar. Alkitab ada jauh sebelum alquran ada. Cam kan itu….

  5. hehehe…

    Emang Muslim dan Islam, pikirannya lain daripada yg lain…

    Gimana yg ada duluan bisa ngebajak yg adanya belakangan..
    LOGIKA-nya terbalik kali…

  6. MUHAMMAD MENGHORMATI YESUS

    Muhammad mengambarkan dirinya dan Yesus sebagai ”Saudara dalam iman”

    Pesuruh Allah berkata: Aku dekat sekali dengan Yesus, anak Maria, diantara seluruh manusia yang hidup dan akan datang. Mereka berkata: Rasul Alah bagamana caranya? Lalu ia berkata: Nabi-Nabi adalah saudara dalam iman, memiliki ibu yang berbeda. Agamanya bagaimanapun satu dan tidak ada rasul diantara kami (diantara aku dan Yesus Kristus).1

    Jadi Muhammad menyatakan ia dan Yesus menjalankan agama yang sama. Bagaimana ini bisa? Untuk mengerti ini dan pengajaran lain Muhammad mengenai Yesus, anda harus mengertahui bagaimana Muhammad mengambarkan hubungan Islam, Kristen dan agama Yahudi.

    Islam, agama Yahudi dan Kekristenan Ingatlah bahwa Muhammad hidup dalam masyarakat yang terdiri dari Yahudi, Kristen dan penyembah berhala. Karena Muhammad menyatakan hanya satu Tuhan, seperti Yahudi dan Kristen, ia perlu menjelaskan Tuhan yang satu ini sama dengan Tuhan tunggal mereka.

    Ia menjelaskan Islam datang terlebih dahulu, dan bahwa Abraham menjalankan Islam sebelum agama Yahudi dan Krsiten didirikan.

    Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang Muslim sejati…….Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman (Muslim). -Surah 3:67-68

    Menurut Muhammad, karena Abraham menjalankan Islam dan menyembah Allah, semua Nabi keturunannya juga menjalankan Islam. Quran mencatat banyak nama nabi-nabi Alkitab termasuk Ishak, Ismael, Yakub, Yusuf, Nuh, Daud, Salomo, dan Musa. Malah, Quran juga berkata Yohanes (Pembabtis) dan Yesus juga nabi Allah (Surah 4:163, 6:84-86; lihat juga 2:130, 135; 3:95; 4:125; 6:161). Muhammad menyebut smua nabi ini adalah ”saudara”nya, keculai menyebut Abraham sebagai ayah.

    Pertanyaannya ialah: jika semua nabi-nabi ini mengikuti Islam, darimana agama Yahudi dan Kristen berasal? Quran mengajarkan Yahudi dan Kristen mengubah pesan para nabi, dan hasilnya adalah agama Yahudi dan Jejristenan (Surah 2:75; cf. Ayat 76-79; Surah 5:13). Karenanya kitab suci Yahudi dan Kristen adalah cacat.

    Muhammad berkata pewahyuannya membatalkan Kekristenan dan agama Yahudi dab membawa orang kembali ke satu agama sejati yang Abraham pahami dan jalankan (Islam).

    Karenanya, saat Muhammad berbicara tentang Yesus, ia mengacu pada Ia sebagai nabi Allah yang mengajarkan Islam.

    Mari lihat pada pengajaran khusus Muhammad mengenai Yesus. Kita akan lihat ia setuju dengan Alkitab pada beberapa kejadian dalam hidup Yesus. Tapi Muhammad juga berlawanan dengan Alkitab pada bagian penting.
    PENGAJARAN MUHAMMAD MENGENAI YESUS

    Muhammad membuat beberapa pernyataan positif mengenai Yesus, umumnya melalui wahyu Quran. Saya telah menyiapkan daftar lengkap di Quran yang mengambarkan atribut Yesus yang disebutkan di Alkitab. Silahkan baca daftar itu di Apendix D

    Salah satu bagian penting adalah Surah 33:33-63. Sarjana Islam berkata Muhammad memberikan ayat itu saat ia pada 9H dikunjungi sepuluh uskup Krsiten dari Najran, daerah dekat perbatasan utara Yaman masa kini. Uskup itu dating untuk bicara dengan Muhammad mengenai Islam, Muhammad berkata pada mereka, “jadilah Muslim” Mereka berkata, ”kami adalah Muslim’, Artinya, ” sebelum kami bertemu dengan kamu, kamu hanya menyembah satu Tuhan”. Kemudian Muhammad mengambarkan untuk mereka beda antara Islam dan Kekristenan. Pertama ia menyampaikan kisah kelahiran Maria, ibu Yesus, dan kelahiran Yohanes Pembabtis. (cerita ini termasuk rincian Alkitab tapi ia juga menambahkan banyak informasi yang tidak ditemukan di Alkitab). Lalu ia mengambarkan Yesus dengan cara ini:
    Yesus lahir dari perawan,

    (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), Maryam berkata: “Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-laki pun.” Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): “Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah dia. -Surah 3:45,47, Lihat juga 4:171

    Muhammad tidak hanya menegaskan pada Kristen Najran bahwa Maria menjadi hamil sebagai perawan, tapi ia juga berkata Yesus adalah Messias. Muhammad lalu menegaskan Yesus melakukan Mukzizat.
    Yesus melakukan Mukzizat-Mukzizat

    Dan akan membuat ia [Isa(Yesus)](sebagai) Rasul kepada Bani Israel ( yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.”

    * Surah 3:49

    Walau kisah burung tanah liat tidak ada di Injil, akhir dari ayat diatas membawa kemiripan dengan kata Yesus yang tercatat di Injil Matius:

    Yesus menjawab mereka: “Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.

    * Matius 11:4-5

    Dengan kata lain, Muhammad setuju dengan orang Kristen bahwa Yesus melakukan Mukizat Hebat, termasuk membangkitkan orang dari kematian. ( ini adalah bagian kecil dari banyak keterangan positif di Quran tentang Yesus. Silahkan lihat Apendix D untuk daftar lengkap). Namun, Muhammad berbeda dengan catatan Alkitab dalam banyak cara. Contohnya, ia mengatakan pada rombongan uskup ini bahwa Yesus menyembah Allah.
    Yesus menyembah Allah

    Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus”.

    * Surah 3:51

    Muhammad berkata murid Yesus menyatakan: Kami adalah Muslim (ay.52) dan menolak menyembah selain Allah (ay.53). dengan kata lain murid-murid menolak menyembah Yesus sebagai Tuhan. Namun, Injil mencatat beberapa contoh dari murid-murid menyembah Yesus (Mat.14:33; 28:9; Luk. 24:51-52)

    Muhammad menyimpulkan dengan mengatakan tamu Kristennya, ”sesunggunya ini adalah kisah yang benar…” (Surah 3:62). namun delegasi itu menolak ajaran Muhammad.

    Sementara Muhammad bicara pada para uskup memberikan gambaran luas. Mari lihat beberapa pernyataan lain di Quran yang menunjukan prespektif Muhammad pada Yesus.

    Muhammad berkata Yesus menubuatkan kedatangannya.

    Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata: “Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad ” -Surah 61:6

    Ahmad ialah salah satu nama Muhammad, jadi Muhammad mengajarkan Yesus meramalkan kedatangannya. Namun, Muhammad juga mengatakan orang Kristen telah membuang sebagian besar keterangan ini dari kitab mereka. Sarjana Muslim modern telah mengklaim bahwa beberapa perkataan Yesus di injil Yohanes berbicara tentang Muhammad. Namum, orang Krsiten mengartikan ayat ini secara konsisten merujuk pada Roh Kudus (Yohanes 14:16-17,24; 16:7; lihat juga Apendix D)

    Tuhan tidak punya anak Orang Kristen yang membaca Quran akan kaget melihat seringnya dan khususnya Quran menyangkal Tuhan memiliki anak. Contoh :

    Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya,

    * Surah 23:91

    Katakanlah, jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah (Muhammad) orang yang mula-mula memuliakan (anak itu).

    * Surah 43:81

    janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya.

    * Surah 4:171

    Yesus tidak seharusnya di sembah Menurut Quran, Allah akan menanyai Yesus di Hari Kebangkitan, ”apakah kamu berkata pada umat manusia, ’sembah aku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah?’”

    Yesus akan menjawab” Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan) nya yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu” (Surah 5:116-117; lihat juga ay. 72)

    Muhammad berkata orang Kristen salah menyembah Yesus.

    Aku mendegar nabi berkata, ”jangan melebih-lebihkan memujiku seperti orang Kristen memuji anak Maria, karena aku hanya hamba. jadi, panggil aku hamba Allah dan RasulNya.”4

    Yesus tidak bangkit dari kematian Bicara pada mereka yang berkata mereka menyalibkan Yesus, Muhammad menyatakan:

    padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. … Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya.

    * Surah 4:157-158

    Dengan kata lain, Muhammad berkata alih-alih di salibkan, Yesus diangkat langsung kepada Allah
    Kesimpulan

    Pengajaran Muhammad tentang Yesus, khusunya yang berasal dari Quran, secara positif konstan dan menegaskan beberapa tulisan Alkitab. Namun, wahyu Quran juga beberapa kali menyangkal salah satu klaim penting yang Yesus buat: bahwa Ia adalah anak Tuhan. Sekte Nestorian dan Ebionit di Arab pada masa Muhammad juga menegaskan kenabian Yesus dan menolak keilahianNya. Islam mengklaim Yesus salah satu nabinya, dan Muhammad menyatakan Yesus meramalkan kedatangannya. Sekarang mari kita fikirkan apa yang Yesus mungkin katakan mengenai Muhammad.

    PENGAJARAN YESUS MENGENAI MUHAMMAD

    Izinkan saya menjelaskan dari awal bahwa bab tentang Yesus dapat ditulis hanya sebagai opini. Yesus tidak mengajarkan tentang Muhammad secara khusus karena Ia hidup enam ratus tahun sebelum Muhammad. Karenanya, kita harus menerapkan apa yang kita ketahui dari ajaran Yesus pada apa yang kita ketahui tentang Muhammad. Dalam pemikiran saya Yesus akan menantang kenabian Muhammad dalam tiga area: (1) Perlakuan Muhammad pada orang lain, (2) deskripsi Muhammad dari persyaratan untuk menyenangkan Tuhan, (3) Deskripsi Muhammad dari sifat Tuhan.
    Perlakuan pada orang lain

    Yesus mengajar banyak orang: “Waspadalah terhadap nabi-nabi… Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. ….Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik (Mat 7:15-17). Buah dari kehidupan seseorang ialah tindakannya, jadi mari pikirkan buah Muhammad. Melalui kepandaian berperang, debat, dan intimidasi, Muhammad telah menundukan seluruh Arab pada otoritas Islam. Pada prosesnya, tentaranya membunuh ribuan orang. Muhammad dan tentaranya merebut harta dan menjual anak dan istri mereka ke perbudakan.

    Anda dapat berdebat Muhammad berperang untuk bertahan hidup dan keselamatan Islam. Bagaimanapun, argumen ini hanya bertahan sebentar. Saat ia bertambah kuat, Muhammad mulai agresif mengejar orang yang tidak menimbulkan ancaman padanya sama sekali.

    Sebagai seorang yang belajar dalam sejarah Islam. Saya tidak bisa menolak buah Muhammad. Hidup Muhammad mengingatkan saya dengan gambaran Yesus akan pencuri yang datang ke kandang domba ”Pencuri hanya datang untuk membunuh dan membinasakan” (Yoh. 10:10). Ini adalah buah kehidupan Muhammad.

    Menilai pada standart ini, saya percaya jika Yesus telah menemui Muhammad, Ia akan menyebutnya nabi palsu.
    Persyaratan untuk menyenangkan Tuhan

    Baik di Injil Matius dan Lukas mencatat kata-kata teguran keras untuk ahli Taurat dan orang Farisi. Salah satu keluhan Yesus ialah mereka membebani orang dengan hukum tanpa membawa mereka dekat pada Tuhan. Yesus menyebut mereka ”orang buta menuntun orang buta” mengapa mereka di sebut orang buta?

    Celakalah kamu juga, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu meletakkan beban-beban yang tak terpikul pada orang,

    * Lukas 11:46

    Ahli Taurat mewajibkan orang mengikuti peraturan berat untuk ibadah dan kehidupan sehari-hari. Dengan cara sama, Muhammad mewajibkan orang untuk mengikuti hukum Islam yang ketat (puasa, zakat, sembahyang lima kali sehari, naik haji dan menjalankan hukum Islam lainnya) sebagai cara menyenangkan Tuhan.

    Hukum menaruh beban berat pada manusia dan fokus pada aksi luar. Yesus menantang mereka yang fokus pada hukum. ” “Kamu … membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan.” (Luk. 11:39). Yesus berseru mengkritik pemimpin agama Yahudi saleh yang memamerkan doa panjang mereka sementara mereka merampas rumah janda.

    Saya percaya Yesus mempersoalkan hal yang sama pada Muhammad, yang mengajarkan Muslim untuk membersihkan bagian luar tubuh mereka lima kali sehari sebelum bedora, tapi pada saat yang bersamaan ia memanggil mereka memerangi seluruh penduduk Arab dan memanfaatkan keserakahan mereka dengan rampasan perang untuk memotivasi mereka membahayakan hidupnya. (lihat juga Matius 15).

    Yesus berkata belas kasih Tuhan lebih kuat dari hukum. Ia menegur pemimpin agama karena mengikuti hukum dan melupakan belas kasih Tuhan. Sebagai contoh, Yesus melangar hukum Yahudi dengan bekerja pada hari Sabbath untuk menyembuhkan wanita lumpuh (Luk. 13:10-17) Saya percaya Yesus akan menegur Muhammad untuk fokus pada kewajiban palsu untuk menyenagkan Tuhan.
    Sifat Tuhan

    Saya percaya Yesus akan berkata pada Muhammad, ”Siapa Allah mu?” tuhan yang engkau gambarkan sangat berbeda dari yang Aku kenal”. Quran berkata tuhan Ilsma bekerja dengan Setan dan Iblis untuk menyesatkan orang (Surah 6:39, 126; 43: 36-37). Alkitab mencatat Tuhan begitu mengasihi dunia sehingga tidak menginginkan seorangpun tersesat (Yoh. 4:16-17) Yesus mengambarkan Tuhan adalah kasih; Muhammad (melalui wahyu Quran) mengambarkan Tuhan sebagai penghukum. Jika anda mencari di Perjanjian Baru kata hukuman/hukum/penghukuman, anda akan menemukan 15 contoh mengenai orang tidak beriman dihukum di neraka. (Perjanjian Lama memiliki 159 contoh dari kata-kata ini). Namun, jika anda mencari di Quran (yang sedikit lebih pendek dari Perjanjian Baru) untuk kata hukuman/hukum/penghukuman, anda akan mendapatkan 379 contoh.5 Ayat-ayat ini mengambarkan bagaimana Allah menghukum orang-orang dari pelbagai dosanya.

    Anda juga dapat mencari kata kasih di Quran dan menemukan 82 contoh. Ini jumlah yang cukup bagus. Tapi jika anda memeriksa secara acak, anda akan menemukan berulang gambaran dari apa yang Allah TIDAK kasihi. (bab 14 menjelaskan lebih jauh pengajaran Quran tentang kasih.) Jika anda melakukan pencarian melalui komputer untuk kata kasih di perjanjian baru, anda akan mendapatkan 260 ayat. Sekitar sepertiga ayat ini bicara kasih Tuhan untuk anakNya atau untuk orang-orang. Setengah sisanya mengambarkan orang yang mengasihi Tuhan atau sesama. Dan ayat sisanya mengunakan kata kasih di konteks pengajaran, contohnya, ”cinta akan uang, adalah akar segala kejahatan’ (1 Tim. 6:10). Hanya satu ayat bicara Tuhan TIDAK mengasihi seseorang atau sesuatu (Rom.9:13).

    Tentu saja seseorang dapat mudah menyimpulkan konsep kasih lebih banyak di gunakan di lingkungan Yesus daripada di lingkungan Muhammad. Tapi di atas itu, point statistik ini adalah perbedaan yang mengejutkan antara sifat Tuhan yang digambarkan Muhammad dan Tuhan yang digambarkan oleh Yesus.
    Saya percaya Yesus akan menantang deskripsi Muhammad akan Tuhan

    Reaksi Yesus pada iblis Akhirnya, mari lihat sedikit kisah terkenal dari hidup Muhammad yang menyatakan kemanusiaanya. Di Kekrsitenan, sangat terhina untuk dikatakan seorang beriman mengalami pengaruh iblis. Tapi cara pandang Islam berbeda. Tidak termasuk kegagalan iman jika seorang Muslim mengalami kerasukan setan. Faktanyam menurut kisah di hadist, Muhammad berkata pada Aisyah bahwa ia mengalami masalah karena ”jampi-jampi”.

    Aisyah melaporkan bahwa seorang Yahudi dari antara orang-orang Yahudi Bani Zuraiq yang bernama Labid b. al-A’sam melakukan jampi-jampi kepada pesuruh Allah dengan hasil yang ia (di bawah pengaruh mantera) merasa bahwa dia telah melakukan sesuatu padahal ia tidak pernah melakukan itu. (Kedudukan ini berlangsung) hingga satu hari atau selama satu malam Rasulullah melakukan doa (untuk menghilangkan efek mantera). Dia kembali melakukan doa dan dia [melakukan lag/i]i.7

    Ini menghasilkan wahyu Surah 7:200

    [i]Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

    Jika Muhammad sungguh mengalami masalah dengan iblis dan ia datang pada Yesus untuk bantuan, kita dapat tebaka apa yang akan Yesus lakukan. Yesus akan mengusir setan, seperti Ia telah lakukan banyak kali

    Kesimpulan

    Yesus memperingatkan Nabi palsu akan datang, dan Ia memperingatkan pengikutnya untuk mengenali mereka dari perbuatan mereka apakah baik atau jahat. Saat Yesus menemui pemuka agama yang menyesakan orang, ia menegur mereka. Saya percata informasi ini memberikan kita ide bagaimana Yesus meresponi Muhammad secara langsung. Sekarang kita telah lihat apa yang Yesus dan Muhammad ajarkan, klaim siapa mereka, dan apa yang mereka katakan satu sama lain. Mari sekarang beralih pada pokok pengajaran spesifik, khususnya, kesembuhan dan mukzizat

  7. sdr murtad kaliye.
    sekilas penjelasan anda tentang Islam dan kristen terkesan argumentatif tapi anda sangat tidak objektif dan sangat tendensius…
    seperti kalimant “Muhammad dan tentaranya merebut harta dan menjual anak dan istri mereka ke perbudakan, muhammad kena jampi2, minta tolong yesus ketika digoda setan dll”. Anda lebih lucu dari Tukul Arwana, he he he…Buku apa yang anda baca??? sejarah dari orientalis??? Islam malah membebaskan manusia dari perbudakan!!!
    memang benar muhammad sangat menghormati yesus tapi tidak sebagai Tuhan tetapi sebagai sesama hamba Allah juga Rasul. yesus bilang akan ada nabi palsu, itu sudah nampak sekali yaitu pada diri paulus yang merobah-robah ajaran injil/yesus yang murni. lihat saja penyelewengan ayat tentang haramnya “babi”, tapi ayat berubah jadi “babi hutan”. kedatangan nabi muhammad menjadi ruhul kudus, trinitas yang tidak ada dalam injil dll.

    sadar atau tidak anda telah menjalankan ajaran2 nabi palsu tsb.
    Saran saya, pelajarilah islam dari sumbernya yaitu tentang KETUHANAN nya. jangan dari orang yang suka memfitnah.
    Islam agama damai saudara, bahkan menyakiti kafir zimmi (yang hidup rukun dg muslim) itu haram. kami sangat menghormati hak2 asasi umat manusia yaitu dalam beragama.
    Hidup cuma sekali, masuklah dalam Islam, maka anda akan bersama Yesus di surga kelak, amien.

  8. Gratis.

    Anda mengatakan: ‘Islam malah membebaskan manusia dari perbudakan!!!”

    Tetap saja cara Muhammad membebaskannya dengan berperang dan membunuh musuhnya bukan dengan kasih.

    Inilah perbedaanya:

    *Isa (Yesus) tidak pernah membunuh satu kalipun dalam hidupnya, melainkan memberikan kasih dan juga Isa(Yesus) tidak pernah memikirkan masalah seksualitas, karena misi utamanya adalah memberikan kasih kepada umat manusia.

    *Sedangkan Muhammad, sudah berapa nyawa yang dihabisinya, meskipun itu musuhnya, apakah itu mencerminkan kasih. Mengenai nafsu seksualitas, tahukah anda berapa jumlah istri Muhammad? Bahkan Anissa masih terlalu kecil saat disetubuhi oleh Muhammad.

    Tidak usah banyak komentar, dari sini saja sudah terlihat siapa yang menjalankan hukum kasih.

    Yang satu cinta SESAMA, yang satunya lagi, ahhh… dijawab sendiri sajalah.

    Wassalam.

  9. hey, munafik!!! jgn pakai nama yang bukan hak anda. hak kamu ada di neraka jahanam sana…
    Kristen yang satu ini kelihatannya agak pinteran dikit dari yang kemaren2, he he
    tapi benar2 katrok juga lu baca literatur islam yang sangat2 salah..
    kalo kristen itu cinta kasih,, kenapa membantai saudara kami muslim waktu lagi shalat dimesjid,, ingat ngaa kejadian di Ambon dulu haaa???..
    sekejam2nya orang ga sebiadab itu tau ga?
    Islam ga ada dalam sejarah mbunuhin orang di gereja..

    luu yang mulai perang Ambon, mau kalah perang teriak2 minta bantuan pihak asing, Srigala berbulu domba lu Ya!!!!!!

    “maaf untuk umat kristen yang lain, ni jawaban khusus buat yang ngaku nama muhammad di atas tuhh tuh..”

  10. Allahu Akbar..
    Perangilah musuh Allah yaitu kristen n yahudi itulah musuh yg nyata bwt umat islam..
    Bagi yg udah menghina Rasullulah nanti di padang masyahr akan di minta pertanggungjwaban dan akan di masukkan kedalam neraka jahanam itu adalah janji Allah dan islam tidak pernah memaksa org yg di luar islam utk masuk islam ttp mereka yg msuk islam krn mereka sadar hanya Din’ ISLAM yg di terima oleh Allah SWT di surga nanti. Agamakulah agamaku dan agamamulah agamamu. Amin y Allah

  11. lagi-lagi orang pinter yang tolol saya temui disini.
    inti agama itu sebenarnya apa dan tujuannya apa?
    renungkan dan pikirkanlah itu saudara2ku.

  12. saudaraku…. jangan membahas dan mempublikasikan hal-hal yang anda tidak mengerti dan tidak menguasai inti permasalahnnya. sadar dan bertobatlah, cinta damai dan keberagaman jangan saling mencaci, menghina dan membenci.

  13. Saudara Firmansyah yang pintar dan tidak (sdkt) tolol,,,
    Kami yang menulis kebenaran yang disertai bukti intelektual tp anda kecam seperti ini. bukan kah ini adalah salah satu hak langkah menyampaikan kebenaran yang dipunyai setiap umat beragama???
    kenapa yang menyuap Iman, ditukar beras dan mi instant tidak anda kecam?? itu adalah kekalahan intelektual kaum anda…

  14. Kamu mengatakan kamu menulis kebenaran.
    Yang mana benarnya kamu?
    Agama tidak dapat dari belajar walau intelektual kamu luar biasa sekali
    Agama didapatkan dari Nabi itu sendiri secara terus.
    Siapa mau ngatakan dia orang yang benar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s